Taman Nasional Wajib Kunjung di Thailand

Berencana mengunjungi Thailand tahun 2014? Kenapa tidak berkunjung ke taman nasionalnya? Selama ini wisatawan Indonesia jalan-jalan di Thailand mencari belanja, makan-makan, hingga atraksi go-go bars (ahem!) yang bisa dilihat dengan bebas. Tapi mengeksplorasi alam? Kata teman saya, selain ke pantai Pattaya, Patong di Phuket,  James Bond Island, dan Koh Phi Phi, tak bakal pernah terpikir untuk mengunjungi daerah lain.
Untuk alam, taman nasional di Thailand adalah destinasi favorit wisatawan asing dan orang Thai sendiri. Setiap libur ulang tahun Raja, tahun baru, dan songkran, taman nasional yang populer akan penuh oleh orang Thai, bersaing tempat dengan wisatawan asing.
Hingga saat ini, ada 127 taman nasional yang telah resmi berdiri dengan cakupan wilayah 62,198.86 km2 atau lebih 12% dari total wilayah Kerajaan Thailand. Kunjungan di taman nasional Thailand bisa dimulai dari taman nasional berikut ini:
1. Taman Nasional Khao Yai
Punya status berlimpah, mulai dari Warisan dunia alam UNESCO dan ASEAN Heritage Park, membuat taman nasional ini makin populer dikalangan wisatawan. Suhu udara di sekitar taman nasional yang sejuk  menjadikan Taman Nasional Khao Yai lokasi liburan akhir pekan favorit untuk kaum urban Bangkok, dan menjadi must to do list buat wisatawan asing. Pintu gerbang taman nasional ini ada di Pakchong yang bisa diakses sekitar 2,5 – 3 jam dari Bangkok.
Yang harus dicoba: Visitor center adalah tempat terbaik untuk memulai kunjungan, berkemah di Pha Kluay Mai, melihat keindahan air terjun Haew Suwat—tempat Leonardo DiCaprio terjun bebas di film The Beach, atau Haew Narok yang spektakuler (hanya untuk yang tidak takut ketinggian), melihat pemandangan indah 180 derajat membentang pada view point paling populer di taman nasional ini: Pha Deaw Dai, Khao Khiao, Km 30, dan Km 18; dan mencoba trek paling pendek selama 1.5 – 2 jam dari km 33 yang berakhir di menara pandang Nong Pak Chi. Jangan terkejut karena di sepanjang jalur trek, relatif mudah melihat satwa-satwa liar seperti rangkong, owa tangan putih, bahkan terkadang ada gajah liar yang menyeberang ke arah sumber makanannya! Untuk petualangan seru lain di Khao Yai, klik artikel ini

Jalur khusus sepeda di Taman Nasional Khao Yai

2. Taman Nasional Doi Inthanon
Inilah atap Thailand! Taman nasional ini terletak di ketinggian lebih dari 2500 m di atas permukaan laut, yang menjadi puncak-puncak tertinggi di Thailand. Taman nasional ini juga menjadi unik karena keberadaan suku asli Karen dan Hmong dalam kawasan yang masih mempertahankan gaya hidup dan budaya hingga kini. Hampir setiap hari taman nasional ini dikunjungi wisatawan yang ikut full day tour dari Chiang Mai karena jarak tempuhnya hanya 2.5 – 3 jam dari kota itu.
Yang harus dicoba: mengunjungi  Cedi dengan taman luas yang didirikan untuk memperingati ulang tahun Raja Bumibol dan Ratu Sirikit, Air terjun wachirathan, air terjun Siritharn, melewati jalur boardwalk menuju puncak Doi Inthanon-yaitu puncak tertinggi di Thailand, dan mengunjungi pasar suku-suku asli tempat mereka berdagang.

Puncak Doi Inthanon, Juga puncak tertinggi di Thailand
Air terjun Wachirathan

3. Taman Nasional Ao Phangnga
Siapa tak kenal James Bond Island? Padahal itu hanya bagian sangat kecil dari Taman Nasional Ao Phangnga. Namun tempat ini menjadi demikian populer karena salah satu scene Film James Bond—The man with the golden gun—diambil di sini. Ao Phangnga menjadi taman nasional yang menarik karena letak pulau-pulaunya berada di teluk luas dengan hutan bakau lebat yang sehat, dan gugusan bukit batu kapur dengan banyak gua-gua tersembunyi. Salah satu pulau dalam taman nasional ini, Koh Panyee, adalah pulau yang dihuni 100% penduduk muslim Thailand Selatan.
Yang harus dicoba: Pemandangan yang spektakuler justru didapat dari pintu masuk kantor taman nasional di Phangnga sekitar 1.5 jam dari Phuket.  Dari sini, kapal kayu akan melewati pegunungan karst Mah Ju dan Gua Lod yang biasanya tidak bisa dilihat kalau ikut tour dari Phuket (karena jauh); makan siang dan belanja di Koh Panyee; main canoe di Talu Nok, Panak, dan Hong dengan pemandangan gua-gua tersembunyi yang masing-masing punya keunikan tersendiri; dan yang pasti, bersama dengan ratusan orang lain setiap hari mendarat di Koh Tapu dan Koh Ping Khan untuk melihat seonggok batu yang disebut James Bond Island; dan rasakan ketenangan berekowisata di Koh Yao Noi dan Koh Yao Yai.

Sea Canoe di Ao Phangnga (hasil jepretan keponakan umur 12 tahun)

Salah satu jalur canoe, harus menunduk/berbaring di perahu agar bisa lewat
Lapangan sepak bola apung di Koh Panyee

Kenapa lapangan sepak bola ini menarik perhatian saya? Lihat Videonya yang sangat mengharukan di sini
4. Taman Nasional Mu Koh Phi Phi-Hat Noppharat Tara
Sering mendengar Koh Phi Phi? Salah satu tempat yang juga terkenal karena film The Beach-Leonardo DiCaprio. Iya, itu adalah taman nasional, termasuk Maya Bay yang populer karena film itu, berada dalam kawasan. Tingkat kunjungan di taman nasional ini memang luar biasa. Hampir setiap hari, kapal-kapal ferry dan kapal kayu dari Krabi dan Phuket mendarat di beberapa pulau yang hampir semuanya sudah dipenuhi wisatawan. Taman nasional ini bukan hanya mencakup wilayah kepulauan saja, tapi juga termasuk daratan Krabi mulai dari Ao Nang, Railay, Tam Phra Nang, hingga Susan Hoi. Mu Koh Phi Phi adalah kepulauan diantaranya yang terkenal adalah Koh Phi Phi Don, Koh Phi Phi Leh, dan  Koh Mai Pai.
Yang harus dicoba: lupakan sejenak keriuhan di Koh Phi Phi Don (di mana setiap malam wisatawan berpesta) dan pantai di Maya Bay yang penuh wisatawan sepanjang hari, rasakan sensasi naik ke View Point yang terletak di tengah pulau untuk melihat pemandangan dua teluk yang berdekatan—Loh Dalum dan Loh Tonsai; Snorkeling pada banyak spot di sekitar Koh Phi Phi Leh, Koh Poda, dan Koh Chicken; mencari ketenangan di Ao Railay; dan mencoba kuliner hidangan laut segar produksi masyarakat Krabi yang fasih berbahasa melayu pada restoran di Ao Nang dan Koh Phi Phi Don.

View Point di Koh Phi Phi Don, siap-siap berkeringat!
Snorkeling di Loh Samah- Koh Phi Phi Leh

5. Taman Nasional Khao Sok
Inilah salah satu taman nasional paling spektakuler di Thailand menurut saya. Pemandangan perbukitan batu kapur yang mengepung dam yang dibangun dan menciptakan danau Chao Larn seluas 165 km2, hutan bambu dan hutan primer dengan aliran sungai dan air terjun membuat kunjungan di sini seolah menawarkan atraksi yang tak ada habisnya. Pintu gerbang Khlong Sok, hanya berjarak kurang lebih 1.5 – 2 jam dari Khao Lak, daerah tempat wisatawan berkumpul. Di sini tempat tumbuhnya Raflesia Kerri, bunga raflesia yang banyak ditunggu saat mekarnya oleh wisatawan asing yang datang ke taman nasional ini.
Beragam kegiatan bisa dilakukan, mulai dari elephant trekking, bamboo rafting, trekking di hutan, piknik, camping dan sightseeing pemandangan indah sepanjang jalan, hingga berkegiatan di Danau Chao Larn.
Yang harus dicoba: di Danau Chao Larn, tour satu hari biasanya dimulai dengan makan siang di salah satu hotel apung yang banyak tersebar di pinggiran danau ini, setelah itu wisatawan bisa bercanoe, berenang di danau dan akhirnya sightseeing dengan kapal kayu melihat formasi bukit kapur yang disebut Guilin of Thailand (karena mirip dengan Guilin di Cina). Di hotel apung sekitar danau juga asik banget untuk menginap. Kalau pagi, bisa melihat matahari terbit dan “penghuni hutan” seperti owa yang turun ke pinggiran danau. Dari Pintu Khlong sok, trekking dari visitor center (dengan staff yang sangat ramah dan bahasa Inggris yang sangat bagus) menyusuri hutan bambu dan hutan primer dengan aliran sungai yang bisa direnangi, dan air terjun di sepanjang jalurnya.

Hotel apung dipagi hari
Jalur trek dari pintu masuk Khlong Sok

Yuk! tunggu apa lagi? Mulai rencanakan perjalanan menjejak alam Thailand. Pack your bag and go!

Share your thoughts