Author / Wiwik

    Loading posts...
  • Pasar Pancingan Lombok, Muara Metamorfosis Desa

    Warna alam di sekitar masih gelap kelabu. Semilir angin membawa hawa sejuk penuh embun dan menciptakan gerisik daun-daun dari pohon-pohon di sekeliling berugak—balai bengong dari kayu dan bambu khas Lombok—tempat saya duduk bersila. Sisa-sisa daun meranggas masih berserakan di bawahnya. Udara dingin pagi memagut kulit wajah dan tangan saya tanpa ampun. Saya mencoba menghalau dingin dengan menyesap kopi kental yang aroma rempahnya menguar memenuhi ruang berugak tempat saya duduk. Sambil…

  • Masak Masakan Lombok di Anggrek Putih Cooking Class, Lombok

    Jarang sekali orang Indonesia memasukkan aktivitas memasak dalam salah satu list of activity saat liburan. Sehingga sudah bisa ditebak; Saat saya bertanya pada teman-teman di mana saya bisa kursus masak masakan Lombok di Lombok, hanya dijawab dengan tertawaan tanpa solusi. Sebenarnya saya suka ikut kelas masak sejak menetap di Hanoi, Bangkok dan Phuket. Di kota-kota ini, kegiatan wisatanya yang padat membuat aktivitas wisata pun jadi beragam. Kelas memasak masakan lokal…

  • Pengalaman Umroh Januari 2017 di Mekah

    Tiba di Mekah dengan perjalanan panjang dari Madinah, (pengalaman umroh di Madinah bisa dibaca di sini) kami check in dan memasukkan koper ke kamar. Lalu kami makan malam dilanjut salat isya di hotel. Setelah ini, umroh akan dimulai. Ada banyak kelebihan melakukan umroh pada malam hari (tepatnya, dini hari buat kami). Selain tidak panas dan tidak terlalu ramai, jarak waktu tidak terlalu lama sejak Miqat di Bir Ali. Rangkaian ibadah…

  • Pengalaman Umroh Januari 2017 di Madinah

    Dengan kadar keimanan yang diragukan dan salat yang masih bolong-bolong perlu tambalan akut, saya tentu tidak menyangka mendapat undangan—demikian para muslim menyebutnya—mengunjungi tanah suci Mekah dan Medinah. Setelah didesak kakak-abang saya agar ikut rombongan keluarga besar kami untuk umroh, akhirnya saya setengah terpaksa (saat itu) mengiyakan dan mulai mengurus keberangkatan. Seluruh keperluan terkait travel agent yang dipilih keluarga kami semuanya diurus oleh keluarga saya di Jakarta. Lain-lain harus saya urus…

  • Guest Post: Jelajah Keindahan Alam Sembalun dengan Bersepeda

    Teks oleh: Mantara Mantara, anak muda asli Sembalun, Lombok; penggemar berat novel-novel Andrea Hirata. Saat ini tengah menyelesaikan studinya di Akademi Maritim Cirebon. Mantara salah satu peserta yang ikut kelas menulis yang dimentori oleh Wiwik Mahdayani di Lombok. Tulisan ini adalah karya pertama Mantara. Foto-foto adalah salah satu jalur bersepeda di Sembalun. Sembalun, dataran tinggi di wilayah Lombok Timur, menyimpan keindahan alam dibalut dengan aneka ragam wisata petualangan. Berada di…

  • Meneroka Alam di Taman Nasional Tanjung Puting*

    *Dimuat Majalah escape! Indonesia Edisi Maret – Mei 2016 Saya berjalan perlahan sambil menatap sekitar dermaga Teluk Kumai, jalur masuk menuju kawasan Taman Nasional Tanjung Puting (TNTP) di Kalimantan Tengah. Airnya yang tenang kecokelatan, jajaran kapal-kapal kayu, dan orang-orang yang sibuk lalu lalang, tidak mengurangi pesona kawasan taman nasional yang seolah memiliki magnet menarik wisatawan untuk masuk. Dessy salah satu pemilik tour operator lokal—Orangutan Applause, menyusul saya di belakang. Dessy menunjuk…

  • Memahami dan Mencintai Alam di Taman Nasional Gunung Leuser*

    *Dimuat di Kompas Klass, Kompas Edisi Rabu 27 Januari 2016 Sangat mudah untuk jatuh cinta pada Taman Nasional Gunung Leuser (TNGL). Bagaimana tidak kalau di sinilah satu-satunya kawasan di dunia di mana empat mamalia Asia: orangutan sumatera, gajah sumatera, harimau sumatera, dan badak sumatera menetap dalam “satu rumah”. TNGL juga jadi tempat tinggal bagi bunga terbesar (Rafflesia arnoldii) dan bunga tertinggi (Amorphophallus titanium). Berbagai pengakuan pun disematkan pada taman nasional…

  • Guest Post: Meretas Batas-Batas Wayag

    Teks dan Foto oleh: Jeri Kusuma   Jeri Kusuma, arek Suroboyo yang suka melakukan perjalanan, menyelam dan memotret. Perancang grafis dan animator yang sedang menikmati menjadi juru kampanye digital organisasi lingkungan global.   Matahari sudah terik namun belum terasa menyegat. Langit terlihat cerah dengan warna birunya, serasi dengan laut yang ada di depan saya. Perahu kami meluncur cepat tanpa hambatan berarti. Ya, laut begitu tenang, serasa tanpa gelombang, terlihat dari…

  • Kuliner Hanoi, dari Kaki Lima hingga Restoran*

    *Dimuat Majalah Femina No. 12, Edisi 16 – 25 Maret 2016 Merambah kuliner Kota Hanoi bukan hanya soal rasa, tapi juga sejarah, kultur, dan perkembangan sebuah kota. Kemajuannya dipengaruhi aktivitas wisatawan asing dan para ekspatriat yang menjadikan Hanoi sebagai tempat tinggal. Kuliner Hanoi mengalami perkembangan, baik pada rasa maupun tampilan, berkat tradisi dan modernisasi yang memilih untuk berpadu. Sebagai salah satu destinasi wisata kuliner di Asia Tenggara, saya tergoda untuk mencicipi…

  • Berkaca pada Ekowisata di Taman Nasional di Thailand*

    *Dimuat di Kompas Klass, Kompas Edisi 31 Juli 2015 Teks dan Foto: Wiwik Mahdayani Secara formal, Negeri Gajah Putih sudah membuka pintu kawasan konservasi untuk pariwisata sejak tahun 2000 melalui kampanye Visit Park Thailand 2000 yang diperkenalkan Royal Forest Department untuk merespons demam wisata alam yang tengah melanda saat itu. Pengunjungnya tidak hanya kaum urban domestik yang tinggal di kota-kota besar, tapi juga wisatawan ekstra-ASEAN yang mendominasi figur wisatawan asing yang…